Diarsipkan di bawah: Bahasa Jepang (日本語), Berita (ニュース) | Tag: choukai, dokkai-bunpo, level 1, level 2, level 3, level 4, moji-goi, Soal JLPT
Hari pelaksanaan Nihongo Noryoku Shiken atau Tes Kemampuan Bahasa Jepang akan segera tiba. Kita pun dituntut untuk banyak berlatih. Anda bisa mendownload soal-soal JLPT mulai level 4, level 3, level 2 dan level 1. Mulai tahun 90-an sampai 2008. Soalnya pun lengkap, moji-goi, dokkai-bunpou dan chokai beserta audio-nya. Tunggu apa lagi !! (lagi…)
Pada hari Rabu kemarin ada peristiwa yang jarang terjadi di Jepang, tapi sering di negeri kita, tabrakan kereta api. Kereta api bawah tanah jurusan Tozai, sebelah timur Tokyo, rusak setelah bertabrakan di Stasiun Toyocho.
Tidak ada korban, baik luka maupun nyawa dalam peristiwa ini, karena kereta ini belum mengangkut penumpang. Namun berefek buruk buruk pada sekitar 290.000 penumpang, pelajar maupun pekerja.
Berita ini menjadi berita top di beberapa koran di Jepang. Ehm…manusia memang nggak ada yang sempurna ya…
Diarsipkan di bawah: Berita (ニュース), Pendidikan(教育) | Tag: Sekolah Jepang, RSBI, Sistem pendidikan, sister school
Saya mendapat kesan bahwa Kepsek yang datang memang agak terbebani dengan keharusan untuk membentuk sister school tersebut sebagai salah satu syarat RSBI.
Salah satu konsep RSBI yaitu mengacu kepada standar negara-negara OECD, termasuk Jepang dianggap oleh sebagian pemikir Jepang sebagai konsep yang tidak jelas. Apalagi dengan keinginan untuk mendapatkan akreditasi dari badan khusus di Jepang tentang status keinternasioanalan RSBI tersebut mendapat tanggapan yang sangat kritis karena tidak ada Badan Akreditasi Sekolah di Jepang atau lembaga akreditasi-akrediatasian di level pendidikan dasar dan menengah, sebagaimana yg dikehendaki oleh pengelola RSBI. Pun tidak ada kurikulum universitas semacam Cambridge yang bisa diadopsi dan dibeli hak patennya lalu lulusan RSBI diakui setara dengan lulusan-lulusan sekolah yang menerapkan sistem Cambridge. (lagi…)
Salah satu sistem baru Nihongo no Nouryoku Shiken (Japanese Language Proficiency Test) adalah perubahan LEVEL.. Hal ini dikarenakan besarnya gap antara level 3 dan 2. Banyak pembelajar bahasa Jepang yang dengan mudah lulus level 3, tapi mengalami kesulitan yang cukup besar ketika menghadapi level 2. Bahkan yang lulus level 2 masih terbilang sedikit, apalagi level 1.
Kalau dulu ada sekitar 4 level, yaitu 1-kyu (Level 1), 2-kyu (Level 2), 3-kyu (Level 3), and 4-kyu (Level 4), maka mulai tahun 2010, akan ada 5 level, yaitu N1, N2, N3, N4, and N5. “N” disini, bisa berarti “Nihongo” and “New.”
Gambaran 5 level baru adalah sebagai berikut : (lagi…)
The Japan Foundation mengundang anda dengan kriteria di bawah ini untuk mengikuti lomba esai tentang Jepang:
1. Warga negara Indonesia
2. Berusia di antara 18-23 tahun.
Kirimkan karya tulis anda yang berbentuk esai ke alamat di bawah ini:
The Japan Foundation, Jakarta
Gedung Summitmas I, Lt. 3
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 61-62
Jakarta 12190
u.p. Dipo Siahaan (lagi…)

Sobat, sebagai remaja, sebenarnya kita bisa ngasih jalan keluar untuk mecahin sebuah problem. Baik kecil maupun gede. Kenapa? Karena kita punya akal. Ga perlu nunggu sekolah bertahun-tahun. Gelar yang berderet-deret. Asal kita punya maklumat alias pengetahuan, dan mampu merangkainya dengan analisa yang bagus, pasti solusi bakal kita dapatkan. Demikian juga untuk problem sebesar dan sekompleks masalah Palestina. Remaja sebenarnya bisa urun rembug. Ngasih masukan dan memberi pemecahan yang jernih. (lagi…)
Diarsipkan di bawah: Berita (ニュース) | Tag: lingkungan, pengolahan, RUU, sampah
Jakarta (ANTARA News) – Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengelolaan Sampah harus segera disahkan oleh DPR supaya dapat diimplementasikan secepatnya oleh pemerintah untuk mengatasi permasalahan sampah di Tanah Air.
“Biang kerok dari persoalan sampah yang kompleks dan rumit itu karena dipicu tidak adanya Undang-undang Pengelolaan Sampah. Tanpa UU kita sulit melakukan penegakan hukum,” kata Ketua Koalisi LSM untuk Persampahan Nasional Bagong Suyoto di Jakarta, Senin. (lagi…)
Diarsipkan di bawah: Berita (ニュース)
TOEFL, dikenal sebagai salah satu parameter untuk mengetahui kemampuan berbahasa Inggris. Lantas bagaimana dengan bahasa asing yang lain. Ternyata parameter yang sama juga dikembangkan untuk bahasa Jepang, melalui Nihongo Noriyoku Shiken (NNS) atau ujian Kemampuan Bahasa Jepang.
Sebagaimana TOEFL, NNS merupakan standar yang berlaku secara global. Di Indonesia, NNS diterapkan sejak tahun 1984. Perintisnya The Japan Foundation bekerja sama dengan The Japan Education Exchanges and Services. Dua dasa warsa kemudian The Japan Foundation menggandeng perguruan tinggi nasional. (lagi…)

