Pernahkah Anda merasa sangat rendah, tak punya arti sama sekali dalam hidup?? Pernahkan Anda merasa, bahwa dunia takkan berubah tanpa kehadiran Anda? Mungkin ungkapan rumput berikut bisa membuat kita yakin, bahwa kita punya arti. Keberadaan kita sangat bisa bermakna, tergantung dari kita, maukah berbuat sehingga mempunyai arti??
Aku tak sekaya laut, yang punya banyak hal untuk bisa dieksploitasi isinya seperti air, garam, ikan, karang, mutiara. Aku pun tidak seperti sungai dan danau.
Aku bukanlah sebuah waduk besar yang bisa menampung sekian banyak air hingga bisa memberikan banyak manfaat bagi manusia dalam perairan. (lagi…)
Diarsipkan di bawah: Hobby(趣味)
Coklat? Siapa sih yang ga suka? Apalagi bila ia dikemas dalam ice cream, snack atau permen, wuiih… yang batangan juga ga kalah enak lho, hehe… Ehm…..jangan keburu ngiler ya, baca terus! Bagi sebagian kalangan, coklat dipakai sebagai tanda atau simbol untuk menyatakan cinta, kasih sayang, atau sekedar untuk memberikan perhatian lebih bagi orang-orang tertentu, terutama pada bulan Februari ini. Tapi kamu-kamu ga ikutan Val Day kan?!. Kalo masih ikutan, kamu kudu baca dulu dech artikel di “Erasing Valentine Days di bawah neh. Ok, tetep stay chun ya… (lagi…)
Diarsipkan di bawah: Hobby(趣味)
Hari ini, 30 menit setelah aku tiba di kantor, kubuka notebook dan membuka Outlook Express untuk mengecek adakah email buatku. Ternyata ga ada satu pun email yang masuk. Menjelang hari-hari keluar dari perusahaan ini, aku disibukkan dengan perapian beberapa data dan dokumen. Tiba-tiba saja, salah satu pegawai yang biasa duduk di belakangku menghampiriku. Bapak yang tirus (tinggi kurus) ini menawarkan padaku buah strawberry yang katanya dia bawa langsung dari Bandung. Tumben-tumbenan bapak yang kental banget logat Sunda-nya ini menawariku makanan. Tapi, yang namanya rejeki mah kagak boleh ditolak atuh… hehe…
Strawberry, buah unik berwarna merah menawan, bentuknya seperti bentuk hati. Akhirnya aku terima tawarannya, kuambil 2 buah dan kumakan. Buah strawberry di Indonesia termasuk dalam kelas buah mahal, untuk perkilonya saja kita kudu ngerogoh kocek sebanyak 50 ribu rupiah. Sewaktu dulu di Jepang, harga untuk sekitar 6 buah (ukuran besar) adalah sekitar 450 yen (36 ribu, kurs Rp 80/1 yen). Tapi dibandingkan dengan pendapatan rata-rata orang Jepang, harga ini bisa dijangkau oleh hampir semua kalangan. Dengan kata lain, di Jepang, buah ini bukan termasuk kelas buah mahal. (lagi…)

