Filed under: Bahasa Jepang (日本語), Hobby(趣味), Karya (作文), Lingkungan (環境), Pendidikan(教育), Sosial Budaya(社会ー文化)
Hana ga saite hajimeru
Hanabira ga kirei dane
Sakura mankai to tomo ni
Kotachi mo genki de
Yume wo hirogete yuku
Ima wa haru no jiki da
Bunga mulai bermekaran
Mahkota bunga indah kan?
Bersamaan dengan mekarnya sakurnya
Anak-anak pun dengan semangat
Mengembangkan sayap tuk meraih impiannya
Sekarang adalah saatnya musim semi
Filed under: Bahasa Jepang (日本語), Hobby(趣味), Karya (作文), Lingkungan (環境), Sosial Budaya(社会ー文化)
Fuyu no hajimari ni konayuki ga futte kuru
Samuzora no moto de yuki daruma ga ganjou de tatteiru
Hebi, kaeru, kuma ga zutto neteiru
Yuki ni tozasareru hiroba de
Kotachi wa yuki gassen wo tanoshiku asondeiru
Di awal musim dingin, serbuk salju mulai turun
Di bawah udara yang dingin boneka salju tegap berdiri
Ular, katak dan beruang terlelap tidur
Di tanah lapang yang tertutup salju,
Anak-anak bermain lempar bola salju dengan senang
Filed under: Bahasa Jepang (日本語), Hobby(趣味), Karya (作文), Lingkungan (環境), Sosial Budaya(社会ー文化)
Natsu ga yattekita
Taiyou ga yama no kanata kara kao wo dashita
Konchurui ga natsu no uta wo utaimasu
Atsukute mo, kotachi ga
Yamasato tsuri hausu de asobi ni necchu shiteiru
Musim panas telah tiba
Sang surya menyembulkannya wajahnya dari balik gunung
Para serangga menyanyikan lagu musim panas
Meski panas, namun anak-anak
Tetap asyik bermain di rumah pohon yamasato
Filed under: Dedek Diary (久美子日記), Hobby(趣味), Keluarga(家族), Kesehatan (健康), Lingkungan (環境), Pendidikan(教育), Resep Masakan (料理) | Tag: Isam Naoki, istikuma, makanan bayi, MP-ASI
Untuk bayi di bawah umur 12 bln sebaiknya tidak dberikan garam/gula pada makanannya. Karena hanya menjadikan bayi memiliki standar rasa yang lain selain susu/ASI. Hal ini disebabkan sebelumnya bayi hanya mengenal rasa susu/asi.
6 bulan
MAKANAN PERTAMA Yang diberikan:
ASI/ASI perahan
SEREALIA: beras putih, beras merah, havermuth ·
SAYURAN: labu parang, ubi jalar, kentang, kacang hijau, labu, zucchini
BUAH: pepaya, pisang, alpukat, apel, pir
Yang Belum Boleh Diberikan:
DAGING & MAKANAN YG MENGANDUNG PROTEIN, IKAN & KERANG- KERANGAN, SUSU SAPI & PRODUK SUSU OLAHAN
Tipe:
1.Satu jenis makanan saja
2.Semi cair ( dihaluskan atau dibuat puree)
3.Dimasak (kecuali buah tertentu, spt alpukat, semangka dan pisang) (lagi…)
Filed under: Dedek Diary (久美子日記), Hobby(趣味), Karya (作文), Keluarga(家族), Lingkungan (環境), Pendidikan(教育) | Tag: all about japan, anakku, celoteh si kecil, istikuma, Nada Kumiko
Waktu terasa cepat berlalu. Hari-hariku dipenuhi kesibukan, mengurus 2 buah hatiku. Ya, selama 3 bulan ini untuk sementara aku menjadi full mother buat mereka. Kunikmati hari-hari penuh bahagia ini. Bahkan aku tak ingin angkat kaki dari hari-hari ini. Memang bukan hal yang mudah. Mulai pagi menjemput, aku harus siapkan sarapan sekeluarga, mandiin new baby-ku, nyuci piring, nyuci baju, bersih-bersih rumah, menyusui Isam Naoki dan memenuhi “kecerewetan” Mbak Nada….dan masih banyak lagi.
Lelah dan capek mendera. Namun ada rasa terpuaskan dalam batinku sebagai seorang wanita yang kini berstatus “ibu”. Rasa itu bahkan tak bisa tergantikan oleh apapun di dunia ini. Sepertinya baru kemarin aku menyusui Mbak Nada, dan kini tiba-tiba aku sudah menyusui anak keduaku. Kini Mbak Nada sudah semakin besar. Dan tak kusangka, dia mulai dewasa. Ketika aku sedang sibuk dengan yang lainnya, Mbak Nada mau menjaga adeknya. Dia mengajar adeknya menyanyi “pok ame ame”, hingga adeknya tertawa. Mbak Nada yang baru berusia 3 tahun, ngerti kalau puser adek kelihatan bisa masuk angin. Maka dia akan menarik baju dan kaos adeknya, sehingga pusernya tertutup. Subhanallah. (lagi…)
Filed under: Hobby(趣味), Islam(イスラム), Karya (作文), Lingkungan (環境), Sosial Budaya(社会ー文化) | Tag: di negeri sakura, gaya anak muda, gaya muda jepang, kerudung, wakamono
DEAR DIARY……..
Diary-ku, aku ga ngerti gimana diri ini harus membalas jasamu. Saat senang, sedih, duka, bete, bahagia, kaulah rekan yang pertama kali kuceritain. Meski tak bisa bicara. Hanya memandangmu, menggores tinta di lembaranmu, menulis ‘Bismillah’ dengan penaku, aku udah merasa mendapat sahabat di kala sepi dan sunyi. Andai semua manusia sepertimu. Menerima apa adanya. Dear Diary, kau punya sejuta kisah, tapi tak sepatah katapun, kau membuka aib sesama.
Dy, aku harap kau tidak bosan dengan semua cerita yang aku tulis di benakmu. So pasti deh…karena, udah 2 minggu kita ga ketemu. Baru sekarang nih aku bisa bersua lagi dengan Diary-ku tersayang. Jangan ngambek ya…Diary, ini adalah sekelumit pengalaman yang sahabatmu dapatkan selama 2 minggu tinggal di negeri Sakura. Pasti kamu ngerti deh dimana tuh. Iya tempat asalnya Conan Edogawa. Hihihi… Dy, pas aku tiba di Chubu International Airport, Jepang, sahabatmu ini dijemput ama pemudi Jepang yang selidik punya selidik bernama Hiromi. Lucu deh, dengan penampilan yang acak-acakan. Aku pikir dia baru aja bangun tidur, dan ga sempat dandan. Apa mungkin terburu-buru mau jemput aku? Apalagi rambutnya awut-awutan dan celananya belel. (lagi…)
Filed under: Berita (ニュース), Buku (本), Karya (作文), Keluarga(家族), Lingkungan (環境), Lomba (大会), Sosial Budaya(社会ー文化)
Assalamualaikum Wr.Wb.
Teman-teman, pasti pernah mengalami pindahan tempat tinggalkan? Baik pindah kos, pindah rumah, pindah kontrakan. Nah, ikuti audisi menulis ini ya! Pindahan boleh antar RT, antar kota, antar Provinsi bahkan antar Negara!
Ketentuan Syarat dan Ketentuan : (lagi…)
Filed under: Berita (ニュース), Islam(イスラム), Lingkungan (環境), motivasi-inspirasi, Pendidikan(教育)
Miris dengan nilai kejujuran yang dianggap remeh oleh mayoritas masyarakat Indonesia.
Bukan sebuah rahasia, jika ujian sekolah bahkan ujian nasional diwarnai dengan kegiatan contek-mencontek. Mulai dari tingkat pendidikan bawah sampe tingkat pendidikan paling atas. Seorang pejabat mengatakan “Contekan massal tidak terbukti”. Sebenarnya, definisi contekan massal itu apa sih? Apakah contekan yang diorganisir? Atau contekan yang dilakukan bersama-sama? Contekan yang dilakukan oleh banyak orang?
Bermain adalah dunia anak. Sementara permainan sendiri banyak ragamnya, dan tidak semuanya bernilai sama di mata kesehatan. Tidak dapat dipungkiri, tuntutan jaman membuat permainan anak menjadi serba teknologi, sehingga yang dibutuhkan anak untuk memainkannya hanyalah duduk dan membuat kesempatan untuk menggerakkan sekujur tubuh kian minimal. Itulah yang menyebabkan anak kebanyakan kini menjadi obesitas dan kurang sehat.
Namun ada jenis permainan yang banyak bergerak sekaligus menyehatkan anak Anda, permainan-permainan ini dibagi sesuai dengan rentang umur anak Anda:
A. Usia satu setengah tahun hingga dua tahun
Permainan ini bisa dilakukan saat buah hati Anda mulai dapat bergerak, berjalan dan berlari dengan benar. Umumnya hal ini dilakukan saat anak berusia 1,5 hingga 2 tahun. Tetapi yang paling penting adalah jangan pernah meninggalkan anak Anda saat mereka bermain. (lagi…)
Filed under: Lingkungan (環境), Materi Pembelajaran (教材), motivasi-inspirasi, Pendidikan(教育), Sosial Budaya(社会ー文化)
Anda pernah melihat acara TV Champion, yang tayang setiap petang di sebuah stasiun televisi swasta? Sebenarnya konten acaranya tak jauh beda dengan perlombaan 17 Agustusan di kampung-kampung. Ataupun perhelatan kuis yang disajikan di stasiun televisi yang lain. Lalu apa yang membedakan? Saya melihat, TV Champion mengumpulkan orang-orang dengan bakat yang luar biasa di negeri sakura. Lalu kompetisi diadakan diantara mereka. Selain menonjolnya kemampuan dan keahlian, TV Champion menonjolkan karakter dari orang Jepang yang fair play dan penuh semangat. Sebuah fakta yang minim saya rasakan di negeri ini.
Bukan sebuah rahasia, media massa dan elektronik adalah sumber segala informasi dan pengetahuan. Termasuk di tangan media, karakter penduduk sebuah negeri akan terbentuk. Ketika sebuah media memberikan informasi yang bersifat positif, membangun dan memajukan, maka lambat laun opini yang terbentuk di masyarakat akan terbangun positif pula. Sebaliknya, bila media mengedepankan isu kontroversial, dunia kriminalitas dan kekerasan, tak heran, jiwa edukatif yang terbentuk di masyarakat juga akan tergambar dengan kelam.
Media mengajak pemirsanya untuk belajar melalui pengamatan, atau observational learning. Arti belajar disini adalah terjadinya perubahan perilaku dalam diri pembelajar. Menurut Albert Bandura, ada empat fase penting yang akan dilewati oleh seorang pembelajar dalam melakukan pengamatan. (lagi…)







