Diarsipkan di bawah: Bahasa Jepang (日本語), Materi Pembelajaran (教材), Pendidikan(教育), Presentasi (発表) | Tag: bahasa Jepang, belajar, mengawali, menyenangkan, pembelajaran
Pembelajaran di sekolah mempunyai peran penting terhadap kemampuan kognitif (akademik) para siswa. Jika pembelajaran yang berlangsung di sekolah sudah menjadi sesuatu yang kurang menarik atau bahkan membosankan bagi siswa, maka akan menjadi kesulitan tersendiri bagi guru untuk menstranfer ilmu. Demikian pula siswa, akan kesulitan dalam menerima ilmu.
Metode pembelajaran yang menyenangkan, yang menuntut siswa untuk aktif dan inovatif telah banyak dibahas di berbagai media. Maka dalam presentasi kali ini, tidak akan dibahas berbagai metode atau teknik pembelajaran seperti tersebut di atas. Namun, akan dibahas bagaimana cara mengawalinya sehingga bisa berlangsung lebih menyenangkan, dan membuat siswa berse-
mangat dalam mengikuti proses pembelajaran. Silahkan download di link berikut (lagi…)
Diarsipkan di bawah: Dedek Diary (久美子日記), Keluarga(家族), Pendidikan(教育), Sosial Budaya(社会ー文化)
Apakah Anda heran bila mendengar kata-kata seperti “Anak saya hobby banget membaca, tak pernah sehari pun dia lewatkan tanpa membaca. Anak saya berusia 15 bulan” ? Atau kata-kata seperti “Anak saya sudah qatam lebih dari 10 buku di usianya 10 bulan” .
Ketika saya mengucapkan hal senada, acapkali lawan bicara saya akan mengernyitkan dahinya, “Hah, membaca? Emang seusia segitu bisa baca? Emangnya sudah bisa bicara?” atau “masak? anak saya saja, baru bisa bicara usia 3 tahun-nan. Belajar baca ya mulai usia 4 tahun”. Dan masih banyak nada tak percaya yang lain. (lagi…)
Diarsipkan di bawah: Berita (ニュース), Pendidikan(教育) | Tag: Sekolah Jepang, RSBI, Sistem pendidikan, sister school
Saya mendapat kesan bahwa Kepsek yang datang memang agak terbebani dengan keharusan untuk membentuk sister school tersebut sebagai salah satu syarat RSBI.
Salah satu konsep RSBI yaitu mengacu kepada standar negara-negara OECD, termasuk Jepang dianggap oleh sebagian pemikir Jepang sebagai konsep yang tidak jelas. Apalagi dengan keinginan untuk mendapatkan akreditasi dari badan khusus di Jepang tentang status keinternasioanalan RSBI tersebut mendapat tanggapan yang sangat kritis karena tidak ada Badan Akreditasi Sekolah di Jepang atau lembaga akreditasi-akrediatasian di level pendidikan dasar dan menengah, sebagaimana yg dikehendaki oleh pengelola RSBI. Pun tidak ada kurikulum universitas semacam Cambridge yang bisa diadopsi dan dibeli hak patennya lalu lulusan RSBI diakui setara dengan lulusan-lulusan sekolah yang menerapkan sistem Cambridge. (lagi…)
Diarsipkan di bawah: Bahasa Jepang (日本語), Materi Pembelajaran (教材), Pendidikan(教育) | Tag: active learning, belajar menyenangkan, metode pembelajaran, perkenalan dalam bahasa jepang
Pendahuluan
Dunia pendidikan makin berkembang dari waktu ke waktu. Hal ini seiring dengan tuntutan dunia kerja dan masyarakat yang semakin tinggi terhadap out put pendidikan. Oleh karena itu, SDM guru sebagai pendidikan pun perlu ditingkatkan. Salah satu agenda penting guru adalah menguasai dan dapat menerapkan berbagai strategi pembelajaran yang meliputi pendekatan, metode dan teknik pembelajaran secara spesifik. Dengan demikian diharapkan dapat memberikan nilai positif pada keberhasilan peserta didik.
Menurut PP No.19/2005 pasal 19, Proses pembelajaran pada satuan pendidikan diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.
Ada berbagai model pembelajaran dan metode pembelajaran yang telah dikembangkan. Lalu, model dan metode pembelajaran apa yang paling efektif? Sebenarnya, tidak ada model pembelajaran yang paling efektif atau sebaliknya. Semuanya bisa jadi efektif jika guru dan peserta didik bisa menjalankannya dengan baik. Namun demikian, dalam memilih model pembelajaran perlu mempertimbangkan beberapa hal, antara lain : tujuan pembelajaran, sifat materi pelajaran, ketersediaan fasilitas, kondisi peserta didik dan alokasi waktu yang tersedia. (lagi…)
Diarsipkan di bawah: Bahasa Jepang (日本語), Materi Pembelajaran (教材), Pendidikan(教育) | Tag: hiragana, latihan soal
Berikut ini adalah contoh soal latihan untuk :
salam, ungkapan di kelas dan hiragana
Silahkan klik link berikut :
Diarsipkan di bawah: Pendidikan(教育)
oleh : Drs. Hartono, M.Pd
A. Latar Belakang
Pembelajaran pada dasarnya merupakan upaya untuk mengarahkan anak didik ke dalam proses belajar sehingga mereka dapat memperoleh tujuan belajar sesuai dengan apa yang diharapkan. Pembelajaran hendaknya memperhatikan kondisi individu anak karena merekalah yang akan belajar. Anak didik merupakan individu yang berbeda satu sama lain, memiliki keunikan masing-masing yang tidak sama dengan orang lain. Oleh karena itu pembelajaran hendaknya memperhatikan perbedaan-perbedaan individual anak tersebut, sehingga pembelajaran benar-benar dapat merobah kondisi anak dari yang tidak tahu menjadi tahu, dari yang tidak paham menjadi paham serta dari yang berperilaku kurang baik menjadi baik. Kondisi riil anak seperti ini, selama ini kurang mendapat perhatian di kalangan pendidik. Hal ini terlihat dari perhatian sebagian guru/pendidik yang cenderung memperhatikan kelas secara keseluruhan, tidak perorangan atau kelompok anak, sehingga perbedaan individual kurang mendapat perhatian. Gejala yang lain terlihat pada kenyataan banyaknya guru yang menggunakan metode pengajaran yang cenderung sama setiap kali pertemuan di kelas berlangsung.
Pembelajaran yang kurang memperhatikan perbedaan individual anak dan didasarkan pada keinginan guru, akan sulit untuk dapat mengantarkan anak didik ke arah pencapaian tujuan pembelajaran. Kondisi seperti inilah yang pada umumnya terjadi pada pembelajaran konvensional. Konsekuensi dari pendekatan pembelajaran seperti ini adalah terjadinya kesenjangan yang nyata antara anak yang cerdas dan anak yang kurang cerdas dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Kondisi seperti ini mengakibatkan tidak diperolehnya ketuntasan dalam belajar, sehingga sistem belajar tuntas terabaikan. Hal ini membuktikan terjadinya kegagalan dalam proses pembelajaran di sekolah. (lagi…)
Diarsipkan di bawah: Bahasa Jepang (日本語), Materi Pembelajaran (教材), Pendidikan(教育) | Tag: tata bahasa, pelajaran bahasa jepang, kesalahan berbahasa
Mempelajari bahasa yang bukan bahasa asli kita, memang gampang-gampang susah. Bahkan ada sesuatu yang dianggap lazim di bahasa kita, namun tidak di bahasa lain. Sehingga banyak kita temui kesalahan dan berbahasa lain.
Contoh :
ナダ:ドニさん、ききたいことがるんだけど….。あ、もうすぐ授業が始まるね。
Nada : Doni, ada sesuatu yang mau aku tanyakan. Tapi, sebentar lagi kuliah akan dimulai.
ドニ:時間がないから、歩いて話しましょう。( X =salah )
Doni : Karena tidak ada waktu, mari bicara sambil berjalan. (lagi…)
Diarsipkan di bawah: Dedek Diary (久美子日記), Keluarga(家族), Pendidikan(教育) | Tag: hobby, membaca, pendidikan anak
Nada Kumiko, semakin hari emang semakin nggemesin. Melihat tumpukan kartu kosakata, dia akan segera mengambilnya. Dia langsung tertarik ketika kuajak belajar membaca. Kartu kosakata ini punya 2 sisi, yang depan berisi tulisan kata, misalnya mata. Sedangkan bagian belakang ada gambar dari kata yang didepan, misalnya gambar mata.
Jika kita hendak mengajarkan membaca kepada anak, jangan terlalu memaksakannya. Buatlah kesan, bahwa membaca adalah suatu kegiatan yang menyenangkan. Kalau anak kita tidak mau membaca tulisan yang ada di kartu. Coba pancing dengan menunjukkan gambarnya terlebih dahulu. Dan usahakan pilihan kosakatanya adalah kata yang dekat dengan dia. Jumlah kosakata pun jangan terlalu banyak, pada awal bisa kita paai 5-10 kosakata. Tapi hal ini tergantung kondisi anak. Kalau Nada, saya mulai dengan nama-nama organ tubuh, yang berjumlah 10 kartu. Misalnya : rambut, kepala, gigi, hidung dll. Sekitar 2-3 kali, dia bisa menunjukkan organ tubuh yang saya sebutkan, kebenarannya 90%. (lagi…)
Diarsipkan di bawah: Bahasa Jepang (日本語), Materi Pembelajaran (教材), Pendidikan(教育)
Silakan unduh latihan soal berikut (lagi…)
Diarsipkan di bawah: Bahasa Jepang (日本語), Materi Pembelajaran (教材), Pendidikan(教育)
Berikut ini adalah tabel beberapa kata sifat (i dan na) beserta perubahan-
nya, silakan klik link berikut untuk mengunduhnya (lagi…)

